Sudahkah Indonesia Merdeka


dakwatuna.com – 69 tahun yang lalu, para pendiri bangsa Indonesia merumuskan teks proklamasi. Proklamasi diartikan sebagai pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia. Harapan para pendiri bangsa dan segenap masyarakat Indonesia adalah bangsa Indonesia terbebas dari segala bentuk intervensi negara lain terhadap bangsa Indonesia. Kemerdekaan yang didapatkan oleh bangsa Indonesia saat itu murni merupakan hasil usaha dari bangsa Indonesia sendiri. Kemerdekaan yang tidak didapatkan secara mudah atau bahkan merupakan pemberian dari bangsa lain yang menjajah Indonesia saat itu.

Kemerdekaan yang didapatkan Indonesia, tepatnya secara de facto, pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hasil dari sebuah proses yang panjang. Proses yang dilewati oleh bangsa Indonesia dengan penuh perjuangan, kesabaran, keikhlasan, serta pengorbanan baik harta, jiwa, maupun raga. Perjuangan bangsa Indonesia adalah proses yang penuh dengan pertumpahan darah dan penuh air mata.

Proses perjuangan hingga akhirnya mencapai kemerdekaan ini melibatkan banyak peran masyarakat Indonesia saat itu. Mereka lah yang sangat layak kita sebut sebagai pahlawan. Mereka berjuang dengan segala kemampuan yang mereka miliki dengan satu harapan yang sama, yaitu membebaskan Indonesia dari segala bentuk penjajahan. Mereka berharap Indonesia tidak lagi tergantung dengan bangsa lain. Para pahlawan bangsa tersebut berharap bahwa rakyat Indonesia terbebas dari kemiskinan, kebodohan, pembodohan, kelaparan, penindasan, perbudakan, keterpurukan, dan kesengsaraan. Para pahlawan tersebut juga ingin mencapai cita-cita Indonesia yang tertuang di dalam teks pembukaan UUD 1945, yaitu mencapai Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Dahulu, ada sosok Bung Tomo yang selalu membakar semangat rakyat Surabaya untuk mengusir penjajah di sana. Ada pula sosok Mohammad Toha yang membangkitkan semangat rakyat Jawa Barat. Ada pula sosok Ki Hajar Dewantara yang fokus dan sangat memperhatikan bidang pendidikan. Ada pula Rahmah El-Yunusiah yang menjadi pencetus pendidikan Islam untuk kaum wanita. Ada pula Soekarno yang sangat idealis untuk mengangkat harkat dan martabat Indonesia di hadapan negara lain. Itulah beberapa contoh para pahlawan Indonesia yang harus kita teladani.

Indonesia tidak lagi berada dalam fase merebut kemerdekaan, karena hal itu telah dilakukan oleh para pahlawan pendahulu dan berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945 lalu. Namun saat ini, Indonesia berada dalam fase mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tersebut. Pertanyaan besarnya adalah, apakah Indonesia saat ini sudah-betul-betul merdeka? Sejatinya arti dari merdeka itu sendiri adalah terbebas dari segala bentuk ketergantungan selain kepada Allah swt. pertanyaan lainnya adalah, apakah Indonesia sudah terbebas dari segala bentuk ketergantungan selain kepada Allah swt?

Indonesia merupakan salah satu negara terkaya di Indonesia dengan segala sumber daya alam yang ada. Dahulu negara-negara asing memang menjajah Indonesia dengan tujuan merebut sumber daya alam yang melimpah di sini. Indonesia memiliki cadangan minyak bumi, batu bara, dan gas bumi yang besar. Indonesia juga terletak di daerah tropis yang memungkinkan tanaman apapun tumbuh dan hewan-hewan dapat hidup. Namun kenyataannya adalah saat ini Indonesia masih saja berada dalam fase berkembang dan masih banyak sekali permasalahan yang ada.

Indonesia memiliki cadangan minyak yang sangat besar. Distribusi cadangan minyak di Indonesia berdasarkan data dari Ditjen MIGAS Kementrian ESDM per tanggal 1 Januari 2010 ditunjukkan dengan gambar di bawah ini. Namun ironisnya, Indonesia masih saja mengimpor minyak dari luar negeri. Indonesia menjual minyak mentahnya dengan harga yang murah ke negara asing, lalu mengimpor minyak yang sudah diproses tersebut dengan harga yang lebih mahal. Kenyataannya, produksi minyak di Indonesia baru mampu memenuhi kebutuhan minyak bumi sebesar kurang-lebih 20%, oleh karena itu Indonesia tetap harus mengimpor. Hal tersebut jelas-jelas merugikan bangsa Indonesia.

Saat ini Indonesia juga masih terjebak dengan masalah kemiskinan. Masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Hutang bangsa Indonesia kepada negara asing totalnya kurang lebih sebesar 4000 triliyun. Hal tersebut juga menunjukkan betapa tergantungnya bangsa Indonesia kepada negara lain. Pendidikan yang ada di Indonesia juga belum merata. Banyak anak-anak di daerah pedalaman dan terluar Indonesia yang belum dapat merasakan pendidikan yang seharusnya. Rakyat Indonesia yang merasakan pendidikan hingga perguruan tinggi hanya kurang dari 5 % penduduk Indonesia yang sedang menjalani pendidikan. Selain itu masalah kesehatan juga belum merata. Masalah lain yang banyak merebak saat ini adalah korupsi yang merajalela di Indonesia. Lembaga-lembaga negara dan juga para perwakilan rakyat banyak yang korupsi dan mengambil uang rakyat untuk kepentingannya masing-masing. Hal ini merupakan sebuah ironi. Masih banyak lagi permasalahan yang ada di Indonesia yang tidak dapat disebutkan semuanya.

Masalah-masalah yang ada di atas menunjukkan bahwa bangsa Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Indonesia butuh sosok-sosok pahlawan seperti jaman dahulu untuk mengisi kemerdekaan Indonesia. Sejatinya harus ada orang-orang yang mau bekerja lebih, berpikir lebih, berkorban lebih untuk memajukan bangsa ini. Bangsa ini membutuhkan pahlawan baru yang bisa membebaskan Indonesia dari segala bentuk penghambaan selain kepada Allah swt. Bangsa ini membutuhkan pahlawan baru yang bisa mengeluarkan bangsa Indonesia dari keterpurukan, kemiskinan, kebodohan, pembodohan, dan masalah moral lainnya.

Sejatinya setiap manusia adalah seorang pemimpin dan memiliki potensi untuk menjadi seorang pahlawan. Hal terpenting untuk mencapai hal tersebut adalah sebuah kesadaran. Seorang pahlawan biasanya lahir dari sebuah rasa ketergugahan akan masalah-masalah yang ada pada bangsa ini. Seorang pahlawan adalah orang yang sadar akan kemampuan dirinya untuk membawa bangsa ini menjadi lebih baik lagi. Seorang pahlawan orang yang sadar bahwa dirinya adalah seorang pahlawan. Seorang pahlawan adalah orang yang mampu menggerakkan orang lain untuk ikut berjuang menuju tujuan bersama. Seorang pahlawan adalah orang yang meyakini bahwa setiap rakyat Indonesia berhak atas kemerdekaan yang hakiki.

Sejarah menunjukkan bahwa sebagian besar tokoh-tokoh yang menjadi pembaharu dan pahlawan bagi bangsa Indonesia adalah pemuda. Pemuda yang memiliki semangat dan intelektual yang tinggi. Pemuda yang bertanggung jawab, objektif, open mind, dan moderat. Tidak ada pilihan lain yang bisa kita pilih saat ini. Indonesia harus bangkit dari segala macam permasalahan yang dihadapinya. Tidak ada kata menunggu-nunggu pahlawan seperti yang telah disebutkan di atas muncul. Sudah saatnya Indonesia bangkit. Sudah saatnya Indonesia memiliki pahlawan yang siap membela kehormatannya dengan segenap jiwa dan raga.

Kita sebagai pemuda harus menyadari hal itu. Kita lah yang harus bergerak saat ini dan mulai dari diri sendiri untuk menyelamatkan Indonesia. Kita lah yang harus menjadi pahlawan tersebut. Kita harus meneruskan perjuangan para pahlawan terdahulu yang telah merebut kemerdekaan Indonesia. Kita harus selalu belajar dan berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Kita harus menyadari bahwa kita sebagai pemuda wajib mengisi dan mempertahankan kemerdekaan bangsa untuk mencapai Indonesia yang lebih baik dan bermartabat, serta mendapat kebaikan dari Allah swt.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2015/03/03/65013/sudahkah-indonesia-merdeka

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar